About Us

Selasa, 21 Juni 2016

Pengantar Geofisika

GEOFISIKA
I.1 Defenisi Geofisika 
Geofisika berasal dari kata geo, yang artinya bumi dan fisika dari akar  keilmuannya sendiri, geo berasal dari kata geologi. Jadi, geofisika ialah ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip fisika untuk mengetahui dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan bumi atau dapat pula diartikan mempelajari bumi dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika.Geofisika adalah suatu cabang ilmu bumi yang mempelajari tentang bumi menggunakan prinsip-prinsip fisika. Menurut beberapa ahli, Geofisika juga merupakan ilmu yang mempelajari tentang sifat fisis bumi, seperti bentuk bumi, reaksi terhadap gaya, serta medan potensial. Geofisika juga menyelidiki tentang interior bumi (inti, mantel bumi, kulit bumi serta kandungan-kandungan yang ada  di  dalamnya). Dalam al-qur’an pun banyak yang menjelaskan tentang keadaan bumi seperti halnya Q.S. As-Sajdah [32] :4

:اللَّهُالَّذِيخَلَقَالسَّمَاوَاتِوَالْأَرْضَوَمَابَيْنَهُمَافِيسِتَّةِأَيَّامٍثُمَّاسْتَوَىعَلَىالْعَرْشِمَالَكُمْمِنْدُونِهِمِنْوَلِيٍّوَلَاشَفِيعٍأَفَلَاتَتَذَكَّرُو

Terjemahnya:
“Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada diantara keduanya dalam waktu enam hari, kemudian dia bersemayam di atas Arsy.Kamu semua tidak memiliki seorang penolong dan pemberi syafaat pun selain diri-Nya. Lalu, apakah kamu tidak memperhatikannya ?Penelitian geofisika dilakukan untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi yang melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Dari pengukuran ini dapat ditafsirkan bagaimana sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi, baik itu secara vertikal maupun horisontal. Dalam skala yang berbeda, metode geofisika dapat diterapkan secara global yaitu untuk menentukan struktur bumi, secara lokal yaitu untuk eksplorasi mineral dan pertambangan termasuk minyak bumi dan dalam skala kecil yaitu untuk aplikasi geoteknik (penentuan pondasi bangunan dll). Saat ini, baik geofisika maupun geologi hampir menjadi suatu kesatuan yang tak terpisahkan Ilmu bumi karena kedua ilmu ini saling memiliki keterikatan satu sama lainnya dalam memecahkan masalah yang ada di permukaan bumi termasuk dalam menganalisis bawawah permikaan bumi. 
I. 2 Bidang Kajian Geofisika 
Saat ini, baik geofisika maupun geologi hampir menjadi suatu kesatuan yang tak terpisahkan yang membahas tentang Ilmu bumi. Bidang kajian ilmu geofisika meliputi meteorologi (udara), geofisika bumi padat dan oseanografi (laut) untuk lebih jelasnya sebagai berikut
:a.    Meteorologi                  
Meteorologi adalah ilmu  yang mempelajari atmosfer. Studi di bidang ini telah dilakukan selama ribuan tahun meski kemajuan yang signifikan baru terjadi pada abad ke 18. Pada abad ke 19, gebrakan besar terjadi setelah pengamatan terkoordinasi yang dilakukan di berbagai lintas negara. Fenomena meteorologi adalah aktivitas cuaca yang dapat diamati dan dijelaskan dengan ilmu meteorologi. Akivitas tersebut terikat dengan variabel yang ada di atmosfer bumi, seperti temperatur, tekanan udara, uap air, dan gradien interaksi setiap variabel serta bagaimana keadaan berubah seiring dengan waktu. Perbedaan spasial dipelajari untuk menentukan bagaimana sistem cuaca.
b.    Geofisika Bumi Padat
          Beberapa contoh kajian dari geofisika bumi padat misalnya seismologi yang mempelajari tentang gempa bumi, ilmu tentang gunungapi (Gunung Berapi) atau vulkanologi, geodinamika yang mempelajari dinamika pergerakan lempeng-lempeng di bumi, dan eksplorasi seismik yang digunakan dalam pencarian hidrokarbon.
c.     Oseanografi
Oseanografi atau oseanologi atau ilmu kelautan, adalah cabang ilmu Bumi yang mempelajari sifat fisis dari lautan. Ilmu ini mencakup berbagai topik seperti organisme laut dan dinamika ekosistem, arus samudera, gelombang, dan dinamika cairan geofisika; tektonik lempeng dan geologi dasar laut, dan arus berbagai zat kimia dan fisika di dalam lautan dan perbatasannya. Topik-topik yang beragam ini menggambarkan berbagai macam ilmu yang digabungkan para oseanograf untuk memperdalam pengetahuan akan lautan dunia dan memahami proses di dalamnya, yaitu astronomi, biologi, kimia, klimatologi, geografi, geologi, hidrologi, meteorologi, dan fisika. Paleoseanografi adalah ilmu yang mempelajari sejarah lautan dalam artian sejarah geologinya. 
I.3 Cakupan Ilmu Geofisika            
Cakupan dari ilmu Geofisika ada 9 inti cakupan yaitu susunan interior bumi, seismologi, geotermal dan vulkanologi, hidrologi, oseanografi, geodesi, geomagnetisme, geodinamika dan atmosfer. 
a.    Susunan interior bumi 
Susunan interior bumi dapat diketahui berdasarkan dari sifat-sifat fisika bumi (geofisika). Sebagaimana kita ketahui bahwa bumi mempunyai sifat-sifat fisik seperti misalnya gaya tarik (gravitasi), kemgnetan, kelistrikan, mengantarkan gelombang (seismik), dan sifat fisika lainnya.b.    SeismologiSeismologi berasal dari bahasa yunani yaitu seismos berarti guncangan atau getaran dan logos yang berarti ilmu pengatahuan. Sehingga secara sederhana seismos dapat diartkan sebagai ilmu yang mempelajari tentang fenomena getaran pada bumi, atau ilmu tentang gempa bumi. Di indonesia, lembaga yang bertanggung jawab dan berfungsi untuk melakukan observasi dan monitoring gempa bumi dan tsunami yaitu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).c.     Geotermal dan Vulkanologisumber energi terbarukan merupakan sebuah isu yang tengah ramai dibicarakan oleh dunia internasional. Mengingat kebutuhan manusia yang tidak terbatas sehingga berbagai sumber energi di indonesia mulai di kembangkan. Sumber daya panas bumi (Geotermal) adalah salah satu cara geotermal digunakan untuk memenuhi kebutuhan air panas, menghangatkan rumah kaca bahkan untuk mencairkan salju di jalan. Di mana ada sumber air panas geotermal dekat permukaan, air panas tersebut dapat langsung dipipakan ketempat yang membutuhkan panas. 
d.    Hidrologi 
Hidrologi “ilmu air” adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari pergerakan, distribusi dan kualitas air diseluruh bumi. Termasuk siklus hidrologi dan sumber daya air. Kajian ilmu hidrologi meliputi hidrometeorologi (air yang berada di udara dan berwujud gas), potamologi (aliran permukaan), limnologi (air permukaan yang relatif tenang ; waduk), geohidrologi ( air tanah) dan kriologi ( air yang berwujud padat seperti es dan salju).e.     Geomagnetismegeomagnet adalah salah satu ilmu geofisika yang memanfaatkan sifat kemagnetan bumi. Dengan menggunakan ilmu ini di peroleh kontur yang menggambarkan distribusi batuan dibawah permukaan pada arah horizontal. Dari nilai suceptibility selanjutnya dapat dipisahkan batuan yang mengandung sifat kemagnetan dan yang tidak.f.      GeodesiGeodesi merupakan cabang ilmu geosains yang mempelajari tentang pemetaan. Geodesi adalah salah satu cabang ilmu tertua yang berhubungan dengan bumi.g.    GeodinamikaGeodinamika adalah cabang ilmu bumi yang menjelaskan tentang dinamika bumi. Ilmu fisika, kimia dan matematika di gunakan dalam geodinamika untuk memahami arus konveksi yang ada di mantel bumi yag berperan dalam pergerakan lempeng bumi. 
III.3 Prospek Kerja Geofisika 
Melihat potensi hasil kekayaan di Indonesia saat ini, bahwa melimpahnya sumber daya bahan tambang yang ditemukan dan yang belum ditemukan kemudian sejalan dengan keberadaan perusahaan-perusahaan baru baik perusahaan dalam negeri maupun perusahaan luar yang bergerak di bidang eksplorasi pertambangan, maka menjadi prospek yang luar biasa bagus terhadap ahli geofisika kedepan.Ditinjau dari banyaknya cakupan bidang di dunia geofisika sehingga akan mempermudah ditemukannya bahan tambang. Di indonesia sendiri telah berdiri banyak perusahan-perusahan besar, termasuk perusahaan besar di mendunia ini berarti indonesia mempunyai sumber daya bahan tambang sangat besar, sehingga akan membuka prospek kerja bagi ahli geofisika dalam bidangnya masing-masing. Adapun nama perusahan-perusahan didalam maupun diluar negeri adalah sebagai berikut : 
-       Perusahaan Minyak dan Gas Bumi        
-       Perusahaan Pertambangan.
-       Perusahaan Pengeboran 
-       Perusahaan Geothermal 
-       Direktorat Vulkanologi 
-       Konsultan Geofisika 
-       LIPI (Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia) 
-       BPPT (Badan pengkajian dan Penerapan Teknologi) 
-       P3G (Program Pengembangan Propesi Guru) 
-     BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) 

 
Daftar Pustaka 

http://geofisika-cme.blogspot.co.id/ (diakses 13-maret-2016, puku 16.21)
Santoso, Djoko, (2002), Pengantar Geofisika, Bandung : ITB.

0 komentar:

Posting Komentar